History of Holistic Indonesia

Pengobatan-pengobatan tradisional di beberapa negara sejak ribuan tahun silam sebetulanya sudah menggunakan prinsip-prinsip pengobatan holistic dalam prakteknya. Di negara India dan Cina, sejak dahulu selalu menekankan bahwa keselarasan, keserasian, dan keseimbangan di dalam hidup adalah suatu jalan menuju kepada kondisi kesehatan. Socrates selalu mengingatkan agar tidak memandang tubuh hanya dari bagian perbagian. Karena satu bagian tubuh akan sungguh dalam kondisi yang betul-betul baik apabila bagian tubuh yang lain juga baik. Jan Christian Smuts pada tahun 1926 kembali mengenalkan istilah holistic dalam dunia medis, tetapi kemudian holistic hanya sekedar menjadi sebuah kata tanpa aplikasi yang berarti.

Konsep holistic semakin mundur sepanjang abad 20 ketika konvensional barat mengalami kemajuan yang sangat berarti dalam dunia medis. Para dokter dan praktisi kesehatan semakin fokus untuk melihat tubuh sebagai bagian-bagian kecil, dan ditunjang dengan perkembangan obat-obat kimia yang sangat menakjubkan. Berbagai macam mikroorganisme ditemukan sebagai penyebab timbulnya penyakit sehingga obat obat kimia dicetak sebagai penyerbu dan pembunuh mikroorganisme tersebut. Masyarakat pun semakin jauh meninggalkan konsep holistic karena hampir semua keluhan sakit dapat dihilangkan dengan cara instant oleh obat-obatan kimia. Dampak yang terjadi adalah tubuh dibuat sangat manja oleh obat, dan tubuh relatif jarang diberikan kesempatan untuk bekerja menyembuhkan sendiri (self healing)

Konsep holistic kembali muncul ke permukaan ketika para dokter mengalami kebuntuan dalam mengelola pasien-pasien dengan penyakit kronis, penyakit-penyakit yang divonis hanya bertahan beberapa lama, penyakit-penyakit kanker stadium terminal, dan efek samping dari obat-obatan kimi yang semakin lama semakin membuat pusing. Obat kimia yang sangat ampuh untuk menghilangkan gejala-gejala penyakit ternyata mempunyai kehebatan yang hampir sama dalam menimbulkan kerusakan tubuh. Saat itulah dokter dan praktisi kesehatan diseluruh dunia mulai kembali memikirkan suatu konsep pengobatan secara alami dan menyeluruh dengen harapan kesembuhan yang bisa tercapa sepenuhnya, bukan hanya sekedar menuntaskan gejalanya bukan penyakitnya, yang nantinya akan menimbulkan penyakit yang lebih mengerikan lagi.

Disaat ini banyak organisasi-organisasi profesi dokter yang menyatakan diri beraliran holistic baik didalam maupun di luar negri. Pedidikan holistikpun berkembang pesat terutama di luar negri. Pabrik-pabrik farmasi banyak yang memulai memproduksi produk-produk fitofarmaka dan nutricional medicine. Ini semua menunjukan bahwa kecendrungan untuk berfikir secara holistic mulai berkembang.

Kesehatan adalah harta termahal yang tak ternilai harganya dan paling didambakan oleh semua orang. Orang sehat merupakan mahluk langka diabad modern, abad dimana dunia kedokteran semakin canggih, jumlah Rumah Sakit dan Pelayanan Medis semakin banyak dan semakin hebat, jumlah dokterpun semakin bertambah, setiap tahunnya ada kurang lebih 13.000 dokter baru lahir di Indonesia. Ironisnya kemajuan dunia kedokteran berbanding terbalik dengan kualitas kesehatan masyarakatnya yang semakin rentan dan mandul terhadap berbagai penyakit sehingga Orang Sehat merupakan Mahluk Langka Di Abad 21. dr. Husen Ahmad Bajry adalah salah seorang putra terbaik bangsa yang pada tahun 1993 kembali ke Indonesia setelah menekuni pendidikan selama 12 tahun di banyak negara. Dengan sederet disiplin ilmu yang telah dikuasainya, beliau ingin mengabdikan keilmuannya untuk bangsa ini.

Dengan keilmuan dan pengalamannya di banyak negara Husen Ahmad Bajry Ph.D mampu memadukan berbagai disiplin ilmu Kedokteran (Kedokteran Konvensional dan Timur / Komplimenter) yang mengacu pada sistem kedokteran Holistic dengan mengutamakan Nutrisi Makanan Organik (Bajry Organic Food) sebagai obat utamanya. Holistic Medicine adalah salah satu disiplin ilmu yang ditekuni dan dikembangkan oleh beliau selama bertahun-tahun. Holistic Medicine menurut versi beliau adalah satu sistem kedokteran yang merawat, mencegah dan mengobati tubuh secara menyeluruh dengan mengembalikan keseimbangan sistem tubuh secara optimal yang melibatkan keseimbangan kerja fisik, Mental, Emosional dan Psikologikal dengan mengutamakan nutrisi makanan sebagai obat utama.

Tahun 1994, beliau mendirikan sebuah Pusat Rehabilitas Medis dengan konsep Rumah Sakit Wisata dengan nama INDONESIAN HOLISTIC TOURIST HOSPITAL yang kini berganti nama menjadi INDONESIAN HOLISTIC INTEGRATED RESORT HOSPITAL, yang berdiri diatas lahan seluas 30 hektar yang terletak di Kabupaten Purwakarta Propinsi Jawa Barat. INDONESIAN HOLISTIC INTEGRATED RESORT HOSPITAL berdiri dibawah naungan PT. Holistic Indonesia.

Our VIsion & Mission

Menjadi Rumah Sakit dengan nuansa wisata terbaik di Indonesia pada tahun 2030, dengan pelayanan yang profesional dan kekeluargaan.

MISI HOLISTIC

– Memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu, berorientasi pada ketepatan, keselamatan dan kekeluargaan.

– Meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas dan kompeten dibidan kesehatan

-Menyediakan sarana dan prasarana kesehatan yang aman dan modern

-Mewujudkan lingkungan yang asri, bersih, sehat dan nyaman.

FILOSOPI HOLISTIC

  • H = Harapan (Harapan Untuk Kesembuhan Pasien)
  • O= Optimis (Memberikan rasa Optimis)
  • L= Luwes (Luwes dalam bergaul dan berkomunikasi)
  • I=Ikhlas (Ikhlas dalam memberikan pelayanan)
  • S= Santun (Santun dalam perilaku)
  • T=Telaten (Telaten dalam perawatan pasien)
  • I=Istimewa (Istimewa dalam sistem pengobatan)
  • C=Cekatan (Cekatan memenuhi kebutuhan pasien)

Holistic Concept

Holistic Medicine adalah salah satu disiplin ilmu yang mandiri dan merupakan gabungan dari berbagai macam pengobatan (termasuk didalamnya system pengobatan barat/konvensional dan system pengobatan timur/eastern medicine) yang bisa dipetanggungjawabkan secara medis dan science karena mengobati tubuh secara menyeluruh dengan mengembalikan kerja organ tubuh secara optimal yang melibatkan keseimbangan kerja fisik, psikis, mental, dan emosional dengan mengutamakan makanan/diet sebagai obat utama. Konsep kesehatan holistic adalah usaha yang mencakup keseluruhan usaha preventif serta promotif yang sudah banyak ditinggalkan oleh pelayanan kesehatan di Indonesia pada umumnya, selain daripada itu tentunya yang bersifat kuratif dan rehabilitatif. Konsep Kesehatan Holistic lebih menekankan pada usaha melenyapkan penyebab penyakit bukan gejalanya, dan mengembalikan berjalan normalnya fungsi tubuh yang memiliki mekanisme pertahanan tubuh yang sempurna serta self-repairing system (sistem yang memungkinkan tubuh memperbaiki dirinya sendiri).  Pola makan yang sehat (diet) adalah dasar pegobatan Holistic.

Kalau kita cermati, sesungguhnya berfungsinnya semua sistem/fungsi tubuh ditentukan oleh asupan nutrisi yang seimbang dan ini diperoleh dengan mengatur pola makan yang baik. pola makan yang tidak sehat, akan menyebabkan gangguan pada sistem fungsi tubuh yang berakibat tubuh akan sakit. Begitu pula sistem/fungsi yang terganggu  menyebabkan sistem pertahanan tubuh tidak berdaya membendung serangan penyakit dari luar dan akibatnyapun tubuh akan sakit. Namun kesehatan tidak hanya mengenai hal-hal yang berkaitan dengan fisik, dalam hal ini WHO menetapkan bahwa sehat itu adalah mencakup fisik, jiwa, sosial, ekonomi. Inilah yang disebut sehat sejahtera lahir batin !

"BE YOUR OWN DOCTOR"

HUSEN AHMAD BAJRY Ph.D

Contact US